Langsung ke konten utama



SCIENCE MAPPING PENGETAHUAN



SCIENCE MAPPING 


   Albert Einstein percaya bahwa ilmu pengetahuan tidaklah lebih dari suatu penyempurnaan dari cara berpikir sehari-hari. Penyempurnaan ini dapat dicapai lewat penemuan dari penyempurnaan metode ilmiah. Kesatuan semua sains hanya terletak dalam metodenya, bukan dalam materinya, karena itu metode ilmiah berlaku untuk semua sains dan juga semua teknologi yang bisa diterapkan secara luas dalam disiplin lain. Dalam menciptakan pengetahuan peneliti melakukan penelitian atau kajian ilmiah yang bertujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan cara-cara dan metode-metode yang bersifat ilmiah. Dengan demikian Peneliti dituntut untuk memiliki sejumlah pengetahuan dan alat-alat serta fasilitas-fasilitas lainnya yang cukup untuk melaksanakan tugasnya dengan lancar sehingga dapat mencapai hasil-hasil yang dapat di pertanggungjawabkan secara ilmiah. 
  Domain kajian suatu bidang ilmu pengetahuan dapat dilihat dengan melakukan visualisasi pengetahuan. Visualisasi ilmu pengetahuan dapat diwujudkan dalam bentuk peta sehingga muncullah bidang pemetaan pengetahuan atau knowledge mapping. Pemetaan pengetahuan ini digunakan untuk berbagai keperluan diantaranya memberikan batasan program penelitian, keputusan menyangkut aktifitas yang berkenaan dengan teknolgi, disain struktur basis pengetahuan serta pembuatan program pendidikan dan pelatihan. Salah satu subjek kajian bibliometrik adalah hubungan dokumen. Dua dokumen atau lebih dikatakan mempunyai hubungan apabila dapat dilihat dari penjajaran dokemen tersebut pada koleksi perpustakaan, yang pada hakekatnya dimaksudkan untuk memvisualisasikan struktur ilmu pengetahuan. 
Memetakan keilmuan merupakan hal yang menarik dan perlu dipahami saat ini karena adanya ketertarikan antara satu bidang ilmu dengan bidang ilmu lainnya. Kalau pada masa lalu satu bidang ilmu lainnya dikatakan dapat berdiri sendiri, namun pada saat ini satu bidang ilmu tidak dapat berdiri sendiri. Bahkan ada bidang-bidang ilmu  yang justru dapat hidup karena keterkaitannya dengan banyak ilmu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POHON ILMU PENGETAHUAN     Pohon ilmu pengetahuan mengambarkan bagaimana ilmu pengetahuan muncul dan membentuk cabang baru dari satu akar. Senada dengan pendapat Einstein bahwa “Semua agama, seni dan ilmu pengetahuan adalah cabang dari suatu pohon yang sama.” Ilmu yang paling tua dan mempunyai objek yang luas dan umum adalah filsapat. Oleh  karena  itu filsafat disebut sebagai “induk” atau “ibu”dari ilmu pengetahuan (mater of scientiarium)  Adapun pembagian klasifikasi mengenai Ilmu Pengetahuan ialah:  Ilmu Alam  Ilmu Alam adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada rumpun ilmu dimana objek nya dalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. Ilmu alam mempelajari aspek-aspek fisik dan nonmanusia tentang bumi dan alam sekitarnya. Cabang dalam ilmu alam ialah:   Kimia mekanika Fisika Astronomi Biologi Ekologi Kedokteran    2.  Ilmu Sosial...